Tanggapan KAI soal Harga Tiket Kereta Api Mahal
Terkait ramainya keluhan mengenai harga tiket kereta api yang semakin mahal, Vice President (VP) Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, harga tiket atau tarif KA komersial memang bersifat fluktuatif menyesuaikan dengan permintaan (demand) dari pelanggan.
"Tarifnya juga kami pastikan selalu berada dalam tarif batas bawah (TBB)- tarif batas atas (TBA) yang telah ditetapkan," ujarnya kepada Kompas.com, Sabtu (28/01).
Sementara untuk KA yang bersifat PSO atau kewajiban pelayanan publik, yang berarti mendapatkan subsidi dari pemerintah, maka tarifnya selalu tetap sesuai dengan yang telah ditentukan oleh pemerintah.
Menurut Joni, untuk KA komersil, perusahaan pada dasarnya memberikan alternatif dengan menyediakan banyak pilihan tiket KA dalam berbagai kelas dan subkelas. Tujuannya, agar pelanggan dapat memilih tarif yang diinginkan sesuai dengan kebutuhannya.
KAI juga menyediakan tarif khusus di mana pelanggan dapat membeli tiket dengan tarif lebih murah khusus untuk rute dan beberapa KA tertentu. Tiket dapat dibeli melalui aplikasi KAI Access atau loket stasiun maksimal 2 jam sebelum keberangkatan.
"Dalam rangka untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan, KAI juga rutin menyediakan event promo diskon tiket serta menyediakan tarif reduksi (potongan harga) bagi lansia, infant (bayi), dan berbagai instansi lainnya," tutup Joni.
(*)