Kemampuan Yi Kang untuk menemukan orang tak perlu diragukan lagi. Tak perlu waktu lama, Yi Kang bertemu dnegan Park Yang dan Kepala Kim yang terluka. Yi Kang dan Hyun Jo terpaksa berpencar untuk menyelamatkan seorang pendaki dan Park Yang serta Kepala Kim.
Hyun Jo mengkhawatirkan keberadaan Yi Kang bersama seseorang pendaki yang mengenakan sarung tangan hitam. Yi Kang yang awalnya santai, tiba-tiba ia melihat pendaki tersebut mencurigakan baginya.
Rupanya pendaki itu juga menjadi korban saat Lembah Dowon tersapu oleh banjir bandang. Saat pendaki itu mulai khawatir longsor dan terkena banjir bandang, ia menceritakan di tahun 1995 orang-orang yang berhasil keluar dari Lembah Dowon semuanya selamat.
Baca Juga: Sinopsis Drama Korea Jirisan Eps 9, Lee Da Won Diintai Pembunuh, Goo Young Salahkan Yi Kang?
Akan tetapi, orang yang memilih untuk tinggal di sana sembari menunggu pertolongan justru mereka harus meninggalkan keluarganya untuk selama-lamanya. Meski kaki pendaki itu terluka, ia tetap berlalri meninggalkan Yi Kang karena pendaki itu terlalu takut nyawanya tak tertolong.
Yi Kang dan pendaki itu terlibat pertengkaran kecil, hingga sang pendaki tak sengaja melempar Yi Kang. Suasan gelap dan hujan masih mengguyur Gunung Jiri, Yi Kang sepertinya terluka karena kejadian itu.
Kenangan masa kecilnya pun kembali muncul di benaknya. Tak ada yang bisa menghubungi Yi Kang. Hyun Jo yang merasa khawatir oun mencari keberadaan Yi Kang. Di sisi lain, Yi Kang yang pingsan di tengah hutan diselamatkan oleh pendaki tersebut.
Pendaki itu pun mengutarakan niatnya untuk bunuh diri di Gunung Jiri karena bisnisnya gagal. Siapa sangka, si pendaki tersebut ternyata sempat bertemu dengan orangtua Yi Kang saat sedang berdoa.
Kondisi seperti ini membuat Yi Kang kembali teringat jika orangtuanya sengaja bunuh diri hanya untuk memberikan uang asuransi kepada putri semata wayangnya. Ia memang sempat menyangkal kepada pihak asuransi karena dirinya yakin orangtuanya tidak akan melakukan tindakan bodoh seperti itu.
Namun, ia kembali teringat dan takut jika semua perkataan itu benar-benar terjadi dan benar apa adanya. Dugaan Yi Kang rupanya juga tak mendasar, orangtua Yi Kang memang berharap bisa selamat dari badai.