"Iya jelas bahwa itu merupakan tindak pidana dan si Bu Wenny itu bisa melaporkan ke polisi," ujar Arist.
"Kasusnya penelantaran anak, tidak mengakui itu penelantaran, tidak memberikan nafkah itu penelantaran, itu pidana," ungkapnya menjelaskan.
Bahkan, jika ada putusan jaksa untuk melakukan eksekusi penjemputan terhadap Rezky, nantinya suami Citra Kirana itu bisa diseret secara paksa.
"Karena itu kan putusan eksekusinya di jaksa nanti, dieksekusi termasuk misalnya dijemput paksa untuk dilakukan tes DNA. Hal itu hanya bisa dilakukan setelah ada putusan dari pengadilan," imbuhnya menyimpulkan.
Sebelumnya, Wenny Ariani sendiri membongkar hubungannya dengan Rezky Aditya hingga memiliki anak.
Dilansir dari tayangan YouTube Denny Darko, Wenny Ariani lantas menyebut alasan mengapa kini ingin meminta pertangung jawaban Rezky Aditya.
"Itu hak anak saya. Artinya kalaupun dapat pengakuan diikuti oleh nafkah, itu adalah hak Kekey sebenarnya. Saya memperjuangkan itu. Jadi walaupun saya punya masa lalu dalam kehidupan. Saya akan berjuang untuk urusan saya. Tapi di suatu sisi urusan pengakuan Kekey soal siapa ayahnya atau ada nafkah di belakangnya, itu adalah hak Kekey," ujarnya.
Disebut gagal move on dari Rezky Aditya yang kini punya keluarga baru, begini respon Wenny.
"Kalau dibilang gagal move on, tidak. Sekali lagi saya tidak ingin mengganggu Rezky dan masa depan Rezky. Dan saya kan juga doain terus untuk keluarga Rezky supaya dia bisa melewati dengan baik," sambungnya.