GridStar.ID - Makin bertambah, jumlah kasus kumulatif Covid-19 di Indonesia hingga Senin (23/11/2020) telahmelampaui angka 500.000 kasus positif.
Update terbaru, ada 502.110 kasus komullatif Covid-19 dengan jumlah peningkatan pasien sembuh sebanyak422.386 orang.
Sebaran kasus Covid-19 diketahui terdapat di 34 provinsi dan 505 kabupaten/kota di Indonesia.
Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Belum Ada Negara yang Pulih Secara Ekonomi Sampai Vaksin Covid-19 Ditemukan
Dikutip dari Pandemic Talk, hampir 9 bulan sejak kasus pertama Covid-19 diidentifikasi di Indonesia hingga saat ini mencapai total 500.000 kasus positif, berikut adalah rincian peningkatan kasusnya:
2 kasus ke 50 ribu kasus: 115 hari
50 ribu kasus ke 100 ribu kasus: 32 hari
100 ribu kasus ke 150 ribu kasus: 26 hari
150 ribu kasus ke 200 ribu kasus: 17 hari
200 ribu kasus ke 250 ribu kasus: 13 hari
250 ribu kasus ke 300 ribu kasus: 11 hari
300 ribu kasus ke 350 ribu kasus: 11 hari
350 ribu kasus ke 400 ribu kasus: 11 hari
400 ribu kasus ke 450 ribu kasus:15 hari
450 ribu kasus ke 500 ribu kasus: 11 hari
Estimasi kasus bisa 3 kali
Menanggapi "capaian" kasus Covid-19 di Indonesia telah melewati angka 500.000, Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menyebut bahwa angka ini bukanlah hal yang ada di luar prediksi.
"Jumlah kasus kumulatif yang mencapai 500.000 hari ini bukanlah sesuatu yang mengagetkan, juga bukan sesuatu yang di luar prediksi," kata Dicky saat dihubungi Kompas.com, Senin (23/11/2020) sore. Menurut dia, angka kasus sesungguhnya bahkan bisa jauh lebih besar.
"Dari sisi estimasi saya, jumlah kasus sesungguhnya bisa tiga kali dari yang dilaporkan secara resmi," ujarnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Corona Lewati 500.000, Bagaimana Kondisi Pandemi di Indonesia?"