Follow Us

Usaha Thrifting Makin Menjamur di Berbagai Daerah, Ini Aturan Kemendag Mengenai Larangan Impor Pakaian Bekas

Hinggar - Kamis, 09 Maret 2023 | 23:00
Sejumlah thrift shop berpartisipasi dalam event USS Sunday Market, Minggu (25/8/2019).
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra

Sejumlah thrift shop berpartisipasi dalam event USS Sunday Market, Minggu (25/8/2019).

GridStar.ID - Beberapa waktu terakhir, penjualan pakaian thrifting atau pakaian bekas impor kembali ramai di pasaran.

Pakaian bekas dari luar negeri cukup diminati oleh banyak orang terutama dikalangan anak muda.

Namun terkait impor pakaian bekas tersebut, pemerintah rupanya telah menerapkan larangan.

Larangan tersebut diterapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 18 Tahun 2021, tentang Barang Dilarang Ekspor dan Barang Dilarang Impor.

Dalam Pasal 2 Ayat 3 tertulis bahwa barang dilarang impor, salah satunya adalah berupa kantong bekas, karung bekas, dan pakaian bekas.

Meskipun larangan tersebut sudah sudah diterapkan sejak tahun 2021, hingga saat ini masih banyak pelaku usaha yang tetap menjual pakaian impor bekas.

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga akan melakukan penindakan terhadap praktik penjualan pakaian impor bekas ini.

Mereka juga akan menggandeng aparat penegak hukum untuk melakukan penertiban.

"Tindakan untuk praktik thrifting pasti ada. Penindakan dilakukan bersama aparat penegak hukum. Akan ditindak sesuai peraturan yang berlaku," kata Jerry dikutip dari Kompas.com pada Selasa (07/03).

Menurut Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) mengusulkan larangan thrifting karena dinilai merusak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Baca Juga: Kabar Gembira, Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Guru 2023 Akses di Sini

"Memang di peraturan perdagangan kita yang Bea Cukai itu kan sebenarnya dilarang thrifting, impor barang-barang bekas itu kan dilarang," kata Deputi Bidang UKM Kemenkop UKM Hanung Harimba Rachman. (*)

Editor : Grid Star

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest

Popular

Hot Topic

Tag Popular