Di urutan kedua disusul oleh Malaysia, kemudian Filipina.
Kemudian Thailand berada di urutan keempat dan Vietnam ada di urutan kelima.
Lebih mirisnya lagi, kemunduruan tingkat kesopanan ini paling banyak didorong oleh pengguna usia dewasa dengan persentase 68 persen.
Disebutkan ada 3 faktor yang mempengaruhi risiko kesopanan di Indonesia.
Pertama adalah hoaks dan penipuan yang naik 13 poin menjadi 47 persen.
Diurutan selanjutnya adalah faktor ujaran kebencian yang naik 5 poin menjadi 27 persen.
Faktor ketiga adalah diskriminasi sebesar 13 persen yang turun 2 persen dibandingkan tahun lalu.
Namun ada kabar baik yang disampaikan dalam laporan ini yang menyebutkan bahwa nilai empati di Indonesia naik 11 persen.
Digital Civility Index tahun 2020 sudah kelima kalinya dilakukan oleh Microsoft.