2 Menit Lalu Baru Saja Dinyatakan PDP, Pasien di Malang Ini Sesak Napas hingga Meninggal Dunia Tak Tertolong

Selasa, 21 April 2020 | 11:30
Kompas.com

(Ilustrasi) 2 Menit Lalu Baru Saja Dinyatakan PDP, Pasien di Malang Ini Sesak Napas hingga Meninggal Dunia Tak Tertolong

GridStar.ID - Wabah virus corona kini telah mencapai lebih dari 6.000 kasus di seluruh Tanah Air.

Baru-baru ini, pasien dalam pengawasan (PDP) di Kota Malang meninggal dunia pada Senin, (20/04).

Padahal, pasien tersebut baru ditetapkan PDP 2 menit lalu.

Baca Juga: Kabar Baik di Tengah Pandemi Corona, 3 Kartu Tarot Denny Darko Ungkap Covid-19 Bisa Reda Lebih Cepat hingga Banyak Pasien Sembuh, Wirang Birawa dan Mbak You Justru Beberkan Hal Ini!

Humas Satgas Covid-19 Kota Malang, Husnul Mu'arif mengatakan, pasien itu mengalami gejala sesak nafas yang parah. Pasien masuk ke Rumah Sakit Tentara Soepraoen pada Minggu (19/02) sekitar pukul 22.00 WIB.

Karena kondisinya parah, pasien tidak langsung dibawa ke ruang isolasi, melainkan dirawat di IGD terlebih dahulu.

Pada Senin (20/04) sekitar pukul 03.00 WIB, pasien itu dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga: Angin Segar bagi Indonesia Datang dari Tangan Kanan Jokowi, Pemerintah Janji Biaya Perawatan Pasien Positif Corona Gratis di Seluruh Penjuru Tanah Air Sampai Sembuh Total

"Dokternya berpikir untuk menstabilkan kondisi (pasien) yang masih tidak stabil. Saturasinya kemarin baru cuma 85, sehingga itu yang harus dipompa supaya saturasinya minimal harus 98," kata Husnul, usai pemakaman pasien.

"Nah, konsentrasi itulah sehingga menetapkan PDP. Dua menit setelah ditetapkan PDP meninggal," imbuh dia.

Pasien itu berusia 59 tahun dan berjenis kelamin laki-laki. Pasien merupakan tukang batu sekaligus penjaga perumahan di kawasan Buring, Kota Malang.

Baca Juga: Bak Petir di Siang Bolong, Ilmuwan Ungkap Puncak Pandemi Corona di Indonesia Terjadi Awal Mei dengan Prediksi Ledakan Kasus Bisa Capai 95 Ribu

Pasien itu dimakamkan di pemakaman umum daerah Sukun, Kota Malang.

Pemakaman dilakukan dengan prosedur Covid-19.

"Kami punya protap ya, jadi setiap yang sakit dengan kondisi seperti ini, terlebih ada indikasi paru dan sebagainya itu pakai protap Covid-19. Jadi, kalau status PDP itu langsung mengikuti protap Covid-19. Yang menentukan PDP bukan kami, yang menentukan itu pihak otoritas rumah sakit," kata Wali Kota Malang, Sutiaji, usai menyaksikan proses pemakaman itu.

Baca Juga: Kabar Gembira Datang Dari China, Ternyata Telah Miliki Bakal Vaksin Virus Corona, Sudah Ada 3 Perusahaan yang Kembangkan Vaksin Covid-19!

Pasien ini belum sempat diswab, sebab, pasien meninggal tidak lama setelah ditetapkan sebagai PDP, "Belum sampai swab," ujar Sutiaji.

Meski begitu, Sutiaji mengatakan bahwa pasien meninggal itu tidak memiliki riwayat kontak dengan pasien positif virus corona.

Dengan demikian, PDP Covid-19 yang meninggal di Kota Malang bertambah menjadi 6 orang.

Sebagian di antaranya hasil swabnya sudah keluar dan hasilnya negatif virus corona. Sebagian lainnya masih menunggu hasil uji laboratorium. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Baru 2 Menit Berstatus PDP Corona, Pasien Ini Meninggal

Editor : Tiur Kartikawati Renata Sari

Sumber : kompas

Baca Lainnya