GridStar.ID - Kabar duka datang dari dunia hiburan tanah air.
Aktor Ade Firman Hakim, meninggal dunia pada Senin (14/09).
Adik dari Ade Firman, Dai Tirta membenarkan kabar tersebut dan menyampaikan sang kakak telah wafat pada pukul 17.20 WIB.
"Iya (meninggal) diduga Covid-19. Meninggal pukul 17.20 sebelum Maghrib," kata Dai Tirta saat dikutip dari Kompas.com pada Senin (14/09).
Diketahui kondisi dari Ade Firman Hakim semakin menurun dan akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan, Jakarta pusat pada Sabtu (12/09).
"Minggu lalu dia udah drop parah tapi masih pegang hp, kontak teman-temannya, saya larang. Akhirnya makin drop saya bawa ke rumah sakit, suspect Covid-19," kata sang adik, Dai Tirta.
Sang manajer, Rully menyampaikan jenazah Ade Firman Hakim sedang menunggu hasil swab sebelum akhirnya dimakamkan.
Jika hasil tes swab menunjukkan positif Covid-19, maka jenazah harus dimakamkan sesuai dengan protokol dari pemerintah.
Ucapan duka pun mengalir dari para artis di tanah air, salah satunya dari Happy Salma.
Baca Juga: Pendiri Kompas Gramedia Tutup Usia, Biodata Jakob Oetama yang Geluti Jurnalistik Sejak Muda
Melalui unggahannya di instagram pada Senin (14/09) Happy Salma menuliskan kalimat duka atas berpulangnya Ade Firman Hakim.
"Secepat itu..
Dan setelah engkau pergi. Baru terasa penyesalan mendalam. Hanya sedikit perhatian dan waktuku untukmu @adefirmanhakim.
terbayang selalu wajah mu yang manis dan teduh. Komentarmu yang selalu positif dan semangat hidup mu yang tinggi. Kamu sabar dan Pandai melucu.
...kamu ikhlas kalau di goda siapapun dan selalu tawa yang keluar sebagai balasannya.
Secepat itu... semurah itu hidup ini.
Karibku.... terang jalanmu.
Selamat jalan.... selamat jalan ... Ade," tulisnya dalam unggahan.
Ade Firman Hakim lahir pada 20 Oktober 1988.
Ia memulai kariernya sebagai finalis Abang None Jakarta wilayah Jakarta Barat pada 2008 lalu.
Ade Frimanmemulai kariernya di dunia hiburan lewat film Bebek Belur.
Ia juga sempat bermain dalam film Guru Bangsa Tjokroaminoto, selain itu film yang pernah dibintanginya adalah Ayah Menyayangi Tanpa Akhir. (*)(*)