GridStar.ID - Penyanyi Edo Kondologit menjadi viral di media sosial setelah video kemarahannya tersebar luas.
Diketahui ia meluapkan kekesalannya karena sang adik ipar bernama George Karel Rumbino alias Riko meninggal dunia saat berada di tahanan.
Tidak hanya itu, ia juga tak terima dengan alasan polisi yang menembak kaki sang adik sebanyak dua kali.
Polisi beralasan bahwa Riko berusaha kabur dari penangkapan.
"Di dalam Polres ya bukan d luar. Masih diproses ditembak itu alasan mau melarikan diri. Melarikan diri bagaimana, ditembak itu kedua kakinya," kata Edo Kondologit saat dihubungi Tribunnews.com, Senin (31/08).
"Alasannya apa, seberat apa emang pelanggarannya sampai ditembak dua begitu, memang polisi ini hakim, nggak bisa begitu," tegasnya.
Riko meninggal dunia pada Jumat (28/08) pukul 20.00 WIT.
Sebelumnya ia sempat dibawa di Mapolres Sorong Kota sekitar pukul 11.00 WIT.
Diketahui Riko ditangkap karena diduga menjadi pelaku tindakan pencurian, pembunuhan dan pemerkosaan pada tetangganya.
Edo merasa tak terima dengan keterangan polisi yang menuturkan bahwa adik iparnya itu meningal setelah dianiaya tahanan lain.
"Berbelit-belit, mereka nggak pernah terbuka kok. Mereka alasan (dianiaya) karena tahanan. Loh tahanan ngehajar dibiarin? Tahanan kan dalam pengawasan kalian, ada cctv kok terus kalian biarkan, kalian mau cuci tangan?," ucap Edo Kondologit.
"Karena yang menyebabkan darahnya banyak itu dianiaya tahanan ya pasti orang mati lah. Dari pagi belum makan dia belum makan, juga pengaruh narkoba, minuman keras kalian aniaya seperti begitu," jelasnya. (*)